Dimasakin “PENDIDIKAN”

Jum’at 13 September 2014 PERISAI mengadakan diskusi lepas dengan tema “PENDIDIKAN”. Diskusi Malam Sabtu di Kampus atau disingkat DIMASAKIN in merupakan program kerja dari Divisi. Penelitian dan pengembangan untuk mewadahi warga dalam hal berdiskusi. Bedanya dengan diskusi-diskusi yang dilakukan sebelumnya ialah, DIMASAKIN ini hanya ada moderator dan tidak memiliki pemateriyang langsung, tapi Divisi Litbang memberikan handout seputar materi yang akan didiskusikan. Jadi semua peserta yang hadir dalam diskusi bisa langsung menyampaikan opininya tentang materi melalui moderator. DIMASAKIN ini disambut oleh warga. Diskusi yang dimulai sekitar pukul 7.30 ini diikiti sekitar 20 orang. Renca dari Litbang bahwa DIMASAKIn ini akan menjadi rutinitas setiap 2 minggu sekali.

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sastra Unhas (BEM KMFS-UH) kembali mengadakan diskusi publik yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Sepetember 2014. Diskusi publik ini bisa dikatakan merupakan kegiatan rutin dari lembaga mahasiswa tingkata fakultas ini. Adapun tema dari diskusi publik ini ialah “Dilema Besar PERMENDIKBUD No.49 Tentang Masa Studi Mahasiswa” dengan pembicara antara lain Rachmat Julaini, Muh. Ramli Rahim dan Junaedi Muhidong M.Sc selaku Wakil Rektor I Unhas yang menangani tentang akademik. Mengingat beberapa waktu lalu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan peraturan tentang masa studi yang akan dibatasi hingga 5 tahun saja, pembatasan masa studi ini merupakan rekonstruksi dari kurikilum pendidikan itu sendiri. “Untuk masa studi S1, batas minimumnya 4 tahun atau sekitar 7 sampai 8 semester, untuk batas maksimalnya hanya sampai 5 tahun saja” kata WR 1 Unhas. Diskusi yang diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa dan juga beberapa dosen ini dimulai sekitar pukul 1 siang hingga pukul 4 sore.